Kuliah Tamu Sistem Informasi dan Penandatanganan MoU antara FTSI UNIYAP dan DETIKDA Papua

Program Studi Sistem Informasi telah menghelat kuliah tamu Pemanfaatan Palapa Ring Timur dengan Kletus B. Weitipo, S.IP., M.Si. sebagai pemateri yang merupakan Wakil Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Daerah Papua (DETIKDA PAPUA), dan Muhammad Taher Jufri, ST., MT selaku moderator, yang berlangsung di Universitas Yapis Papua, Auditorium H. Daud Syamsudding Ponto, pada Selasa (08/05/18).

Dalam kesempatan tersebut Kletus B. Weitipo, S.IP., M.Si. sempat menuturkan beberapa hal terkait Pemanfatan Palapa Ring Timur. “Palapa Ring merupakan jaringan serat optik pita lebar yang berbentuk cincin yang mengitari tujuh pulau, yakni Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua, serta delapan jaringan penghubung dan satu cincin besar yang mengelilingi Indonesia baik lewat dasar laut atau pun lewat daratan.,” ungkapnya pada seluruh peserta.

Kletus menuturkan bahwa Proyek Palapa ring sendiri dibagi menjadi tiga paket, yakni paket Barat, Tengah serta Timur. Dengan masing-masing paket memiliki wilayah dan anggaran yang bereda pula.

Tujuan utama dari Palapa Ring adalah membuat biaya di operator selular, fixed broadband dan internet secara umum menjadi lebih murah yang pada akhirnya, pelanggan juga yang bisa menikmati murahnya biaya internet atau pun komunikasi lainnya, tuturnya di depan peserta kuliah tamu.

Dalam acara tersebut turut hadir Ketua Detikda Papua, Dominicus RES Carvallo, SE., MM, Dekan FTSI UNIYAP, Irianto, ST., MT untuk menandatangani MoU antara DETIKDA Provinsi Papua dan Fakultas Teknik dan Sistem Informasi, sekaligus penyerahan bantuan dari DETIKDA Papua pada Universitas Yapis Papua, kegiatan ini dihadiri oleh semua dosen FTSI UNIYAP, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI), dan beberapa undangan lainnya. Hadirnya Palapa ring timur juga akan memberikan peluang bisnis baru bagi industri UKM di pelosok daerah khususnya di tanah papua, serta dapat juga meningkatkan taraf hidup masyarakat papua lewat kegiatan ekonomi digital.